Rabu, 11 Februari 2009

Scolari out, Kenyon Sasaran Berikut, Wellcome Hiddink!

Chelsea secara resmi menunjuk pelatih Rusia, Guus Hiddink, sebagai pelatih sementara hingga akhir musim. Pelatih asal Belanda itu akan tetap bekerja pula sebagai arsitek tim nasional Rusia. "Kami mengontraknya sebagai pelatih sementara hingga akhir musim. Dia akan segera menemui para pemain," ujar pernyataan resmi Chelsea.
Hiddink ditunjuk sebagai pelatih baru setelah Chelsea memecat Luiz Felipe Scolari pada hari Senin (9/2). Namun belum diketahui apakah Hiddink ditargetkan menghadirkan trofi juara bagi publik Stamford Bridge.

Rumor mengatakan bahw gelandang Michael Ballack-lah yang telah memberi usul kepada pemilik Chelsea, Roman Abramovich, agar memecat pelatih Luiz Felipe Scolari.

Selain kapten Jerman itu, media juga menyebut nama kiper Petr Cech dan penyerang Didier Drogba sebagai pihak yang berada di balik pemecatan Scolari. "Hal seperti ini selalu tak enak. Dan ini menyedihkan karena Scolari tak lagi bersama kami. Kritik selalu hadir ketika hasil tak sesuai harapan. Namun kesalahan bukan pada diri pelatih, tetapi tim," ujar Ballack.

Hal yang sama sudah dinyatakan oleh kapten John Terry yang menilai keterpurukan Chelsea disebabkan oleh para pemain dan bukan Scolari. Sedangkan Ballack membenarkan Chelsea masih sedikit punya rasa kehilangan terhadap pelatih Jose Mourinho.

"Pasti. Saya pindah ke Chelsea karena Mourinho. Namun kami tetap salah satu klub teratas Eropa meski dia sudah tak ada," tegas Ballack yang enggan berkomentar soal pelatih baru, Guus Hiddink.

Dari perkembangan lain, CEO Peter Kenyon diperikirakan bakal dipecat Abramovich. Pasalnya, Kenyon dianggap tidak bekerja secara pantas di saat Chelsea tengah merosot.

Ketika Abramovich memecat Scolari, direktur yang punya bayaran tertinggi di sepakbola Inggris itu justru tengah berlibur ke kawasan Karibia. Pemecatan seharusnya menjadi tugas Kenyon seperti halnya dia mendepak Mourinho, Avram Grant dan Claudio Ranieri.

Tidak ada komentar: